avielletech.com – Banyak kendaraan terperangkap selama beberapa hari di Jampangtenggam, Kabupaten Sukabumi karena tanah longsor.
Lusinan tanah longsor menutup daerah Erjadi karena hujan lebat pada hari Kamis (06.06.6.6), di Kabupaten Sukabumi, Barat – Jawa.
Dani Sohibl mengatakan bahwa salah satu pengemudi untuk Sunve adalah sekitar 7 kendaraan yang ditangkap di distrik Lengkong di sekitar desa.
Baca lebih lanjut: menyegarkan 3 penghuni menyegarkan Supaba Earth Lesža
“Ya, pada Kamis malam dia terjebak di sini dengan banyak kendaraan lain, seperti Tank El dan Pertamin,” kata hari Selasa (11/03).
Bahkan hari -hari mengklaim bahwa kendaraan itu terkubur hampir tanah longsor, dengan senang hati berhasil menariknya di tempat yang aman.
“Alhamdulillah, ketika insiden itu berhasil berhenti di tempat yang aman dan tak lama kemudian tanah longsor menutup jalan, meskipun ditangkap, saya berasal dari Coopra untuk Bogor,” katanya.
Baca lebih lanjut: Akses ke kondisi terbaru Jalan Bagbag – Kiharadua setelah bencana banjir dan tanah longsor
Setelah acara setelah tanah longsor, yang menutup akses ke jalan, semua pengemudi dan pelancong menghabiskan satu malam di lokasi yang terisolasi, dan hari berikutnya beberapa orang mencoba berjalan dan mencari bantuan dari penduduk setempat.
“Keesokan harinya berjalan kaki, ada beberapa yang tinggal di sini, tidak ada ketentuan. Sejauh ini, ditangkap dalam 5 malam, meminta pihak berwenang untuk bepergian atau kembali, penting untuk melarikan diri di sini.” Saya berharap hari -hari.
Sementara itu, Entis Sutina, Kepala Manajemen Jalan dan Jembatan Regional, Pemimpin Provinsi Pu bin Marga Jawa, lusinan tanah longsor mengkonfirmasi bahwa Kiardua – jalan Jampangtengah ditutup.
Baca lebih lanjut: Warga Angry! Kursi desa Ciemas Sukabumi menutup penduduk, ternyata pelatuknya
“Kita masih perlu memberikannya sampai hari ini dan terus mencoba membuka jalan akses yang terkena jalan, di mana setiap 50 meter, pembersih loader 100 meter,” kata Entis Sutitis.