avielletech.com – Jakarta telah diuraikan kepada para migran yang akan dapat mencari keberuntungan setelah Lebon tahun 2025.
Gubernur DKI Jakarta menekankan bahwa ibukota terus tetap terbuka untuk mereka yang ingin bekerja dan berkontribusi pada kota ini.
Namun, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi sedemikian rupa sehingga keberadaan migran tidak meningkatkan beban di Jak Acarta, yang sudah cukup berat.
Baca juga. Prakiraan dan dokter profesional Bill Gates akan menghilang selama 10 tahun, provinsi AI
Pramono mengatakan bahwa Jakarta sedang bersiap menghadapi aliran pembangunan perkotaan yang semakin besar.
“Jadi ini benar -benar masalah yang pasti akan menjadi Jakarta dalam kondisi seperti itu.
Bersama dengan Wakil Pemerintah, nama Pramono telah meyakinkan bahwa pemerintah tidak akan menerapkan tindakan hukum seperti tahun -tahun sebelumnya.
Baca juga. 3 faktor ini mengatakan bahwa Wamendagri Bima Arya, jadi penyebab 2025 di Labon lebih cerdas
Namun, ada aturan administratif yang harus dipenuhi, salah satunya dimiliki oleh identitas resmi, yang akan dipelajari oleh populasi dan oleh Kantor Daftar Sipil (Dukcapil).
“Bang dan II (salam populer RNO Carno) belum membahas tindakan peradilan. Apa yang kita lakukan untuk kemanusiaan, siapa pun yang datang ke Jakarta harus dikendalikan bahwa pemerintah akan dikendalikan”, administrasi dikendalikan.
Selain identitas, pemerintah daerah DKI Jakarta menyoroti pentingnya keterampilan atau keterampilan migran.
Baca juga. Dalam Holiday Sukabumi, berikut adalah 5 tujuan wisata wajib untuk dikunjungi bersama keluarga
“Jika dia ingin mencari pekerjaan di Jakarta, tolong sampai dia ingin berlatih dan sampai dia memiliki identitas.
Untuk menjaga keseimbangan sosial dan ekonomi, pemerintah daerah DKI Jakarta juga menyiapkan proyek regulasi regional (Raperda), yang mengatur mekanisme bantuan sosial (BANSOS).