TAKLEAHIA.ID – Malaikat bertemu empat desa di Dolok Dolaun, Uld Batdin, Utara, Kepala Sumatra Utara (07/20). Kemarin. Kemarin (07/2020) kemarin.
Banjir yang disebabkan oleh kondisi sungai Simarau Sungai ditambah Embra berubah dalam dua titik sepanjang 30 meter dan 50 meter.
Kepala Formasi diberhentikan dengan Pusat Komunikasi untuk GDPB, Abdulis Meathe, mengatakan bahwa transportasi literatur di Whalungi juga terus diperbarui.
Baca Juga: Kenali HMPV, Ancaman Baru untuk Menengahi Kesehatan
“Berdasarkan informasi dari Svertian Sholagai BPBD Press sebanyak 429 keluarga, dengan total 429 rumah dari 429 House yang dikeluarkan dan Bumi bertujuan, 01/08).
4 Nilai yang dipengaruhi oleh banjir termasuk Hilmr Village Machin, Startbing Village, desa Bake dan daerah pedesaan berdering.
“Tidak ada laporan tentang kamp yang rusak dan pengungsi.
Baca Juga: Baba terbaru dipindahkan ke NTB
Elemen yang terkait dengan proses membersihkan pegangan dan pemulihan daerah yang terkena dampak.
GDPB menarik untuk bertahan hidup dalam cuaca ekstrem, mengurus risiko risiko roda tinggi, makanan cepat setelah dokumen penting. (*)