Tattia.ID – Bertinggal Perang Brunong dengan beberapa artikel di Suakabumi, polisi mengkonfirmasi 10 orang muda.
Polisi di Suhabumbi (Polres) mengkonfirmasi 10 anak muda pada hari Minggu pagi (2/3/2025).
Tindakan itu khawatir tentang warga yang khawatir tentang polisi, terutama pemeliharaan selama kanker Ramadhan.
Baca Juga: Gerakan ISEP Japar Baru Menekankan Asn Bunuh Diri dan Mempersiapkan Dokumen Uji BPK
Divisi Hubungan Masyarakat, AKP Astuti Highynnesssions, menjelaskan bahwa keamanan di polisi di Kota Suika Kantina Tiger, dan kantor polisi regional di wilayah tersebut.
“Hasil Kondisi Kornar, kami telah berhasil membayar 10 anak muda yang dituduh memimpin pertempuran dengan Ocean Burmong tentang beberapa lokasi yang berbeda,” kata AKP Akuti dalam pernyataannya.
Baca Juga: Train Men adalah sosis di Sukabum di Wrath Pangrago Sukabumi – Bogor
Sepuluh anak muda ditawari di beberapa tempat, tiga orang di sekitar Lemongal, kantor polisi di Citiburg, lima orang muda di Jan Jan Pa, dan Bab.
Penangkapan diadakan setelah polisi menerima laporan publik dan menemukan bahwa kaum muda dipersiapkan untuk shgng dan senjata.
Berdasarkan tes asli, tindakan ini sudah dijadwalkan untuk berbicara di tim ponsel.
Baca juga: Setelah kekalahan pemecatan pertamine jenderal akhirnya meminta maaf
Selain memeriksa anak muda muda, polisi juga menyita bukti yang akan digunakan untuk tindakan.
Polisi di Suakabumi telah memohon kepada publik, terutama untuk orang tua, untuk memantau kegiatan anak -anak mereka sehingga mereka tidak terlibat dalam pelanggaran jalan atau efek samping lain dari Ramadhan.
Mari kita gunakan Dairir Ramadhan untuk beribadah dan membuat bulan yang aman untuk semua warga negara, “tambah AKP Asti.