Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

wegen india

fucan - Your Ultimate Sports Hub

Balaji School of Sports Science - Sri Balaji University, Pune

tradedial

Mizoram Ground Water Authority

Whoogle Expo

4 Santri Meninggal Dunia 5 Luka Tertimbun Longsor di Ponpes Yaspida Sukabumi - AVIELLE TECH NEWS

4 Santri Meninggal Dunia 5 Luka Tertimbun Longsor di Ponpes Yaspida Sukabumi

TatarMedia.ID – 4 santri Darussyifa Yaspida Kadudampit Sukabumi, salah satu pondok pesantren, tewas tertimbun tanah.

Tak hanya korban luka yang meninggal dunia, 5 orang pelajar dilaporkan mengalami luka-luka dalam kejadian yang terjadi sekitar pukul 21.00 WIB hingga 22.00 WIB pada Kamis (13/11) lalu.

Tak hanya kali ini, di Pondok Pesantren Modern Yaspida, setidaknya ada tiga kali bencana longsor yang memakan korban jiwa.

Baca juga: Operasi SAR mencari korban di Sungai Cipelang, Sukabumi

Sekretaris Yayasan Pondok Pesantren (Ponpes) Darussyifa Yaspida Sukabumi, Rahmat Adi Kusuma, mengatakan kepada awak media, saat gempa terjadi, para santri berkumpul di sekitar danau yang sempat diguncang gempa sebelumnya pada 5 November 2024.

Bahkan dia disuruh ke daerah yang tidak boleh ada orang di sana, karena khawatir akan terjadi kecelakaan lagi, kata Rahmat kepada wartawan, Kamis (14/11).

Dari peninjauan di lokasi, beton kolam tanggul yang tingginya sekitar satu meter dan panjang 10 meter itu terjatuh dan diduga menimpa 9 mahasiswa Yaspida.

Baca juga: 1 Korban Meninggal di Pondok Pesantren Darussyfa Al-Fithroh Pesantren Yaspida Sukabumi Akibat Gempa

Rahmat mengaku tidak mengetahui alasan 9 siswa tersebut berada di sekitar kejadian kemarin.

Rahmat melanjutkan, gempa terjadi saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut pada sore hingga malam hari.

Selain itu, menurut Rahmat, saat gempa terjadi, perbincangan sehari-hari terjadi pada pukul 19.00 hingga 22.00 WIB.

Baca juga: Bencana Hidrometeorologi di Aceh Tengah 4 Korban Meninggal di Darat

“Kami bingung kenapa anak-anak itu ada padahal seharusnya mereka ikut beraktivitas sehari-hari,” kata Rahmat.

“Tempat kejadian sekitar 300 meter dari lokasi bacaan. Sedangkan jarak dari tempat kobong (hotel) sangat jauh, sekitar 500-700 meter. Tempat (TKP) masih sepi, di sekitar lokasi terdapat peternakan. masyarakat,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *