TATARMARDI.ID – Wanita bertanya -tanya kecelakaan atas transisi tanah yang diinstruksikan di daerah Pejarwan, 39 bangunan berisiko.
Bencana tanah bergerak di desa Ritton, daerah Pevwran, dari Selasa lalu (21/01).
Selain hambatan bangunan, ikuti transfer tanah ke jalan koneksi antara daerah Pavaeran dan Distrik Tale Tale.
BACA JUGA: Enam Rebuite di Banjir Kalmanmolog Barat, Kepala BNPB meminta untuk belajar dari Ourang
“Hasil ketentuan tambahan, ada lima poin pendaftaran dengan kedalaman 70 hingga 200 sentimeter.
Data hingga Jumat hingga Jumat (31/01) kemarin, bencana tanah menyebabkan kerusakan pada jalan area, menyebabkan kerusakan pada jaringan listrik.
“Dari Laporan Laporan Visual, sejumlah rumah terlihat dan dicap ke tanah dan setengah rumah yang mengarah ke atap.
Baca juga: BMKG menjual cuaca buruk, tanah longsor di selatan dua orang
Perubahan dalam penutup tanah sedang diikuti. Mengawasi hasil gerakan tanah pada 25 Januari 2025 dengan Estium di area utama Jawa utama, perubahan tanah dibangun.
“Gerakan Bumi semakin menggiling dengan kedalaman rata -rata sekitar 3 meter dari sekitar 3 meter dan menemukan garis tertinggi batu tanah liat seperti bidang batu tanah liat seperti bidang tanah liat.
Di sisi lain dikumpulkan untuk mengumpulkan sejumlah sumber yang disimpan di jalur tanah liat dan karena permukaan krim.
BACA: Pembanjup Flash Bergerak di Pantel Pantral, Jalur Kereta Api Untuk Menunjukkan BMKG
Faktor perlindungan lahan sebagai akibat dari studi sementara, sejumlah objek termasuk gerakan baru yang sangat diperkenalkan yang telah menyebabkan gerakan jangka rendah.
Investigasi studi dan analisis stasiun itu SCEGAVAL di Darsaijra dan beberapa departemen lain yang berarti di Banjarne Maritime.