Tatadia.id – polemik 3 kg gas LPG tanpa syarat akhirnya dilayani dalam kegiatan rumah tangga di pemerintahan.
Nilai melon melon di pasar selalu melewati nilai pasar tertinggi (HET) berdasarkan pemerintah karena permainan kelompok lain.
Ini terungkap tiba -tiba (penilaian) oleh Menteri Energi dan ESDM) Balal Luhadalia Eriau.
Membaca kembali:
Bahlil telah menemukan bahwa nilai LPG 3 kg jauh lebih tinggi dari nilainya. Setel 3 kg untuk agen pos pemeriksaan
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, yang sesuai dengan situasi, berencana untuk membuat agen penandaan khusus untuk memastikan pengiriman 3 kg LPG dengan tujuan dan sesuai dengan aturan pemerintah.
“Seharusnya ada pusat pendanaan untuk pendanaan ini,” kata LPG LPG, “kata basylil untuk berpartisipasi dalam Mandiri Investment Forum 2025 di Jakarta pada hari Selasa (11/2025).
Membaca kembali:
Menurutnya, agensi ini mungkin dalam bentuk sistem minyak dan gas (BPP Migas) atau alokasi instalasi ad -O hoc untuk subsidi LPG.
Bahlil menekankan perlunya mencegah limbah anggaran dan kritik kritis yang paling umum.
“Subsidi harus memenuhi syarat pada akhirnya karena itu untuk orang -orang. Harganya seharusnya layak, volume harus sesuai dan tidak disalahgunakan,” katanya.
Sementara itu, tidak melakukan cara terbaik untuk mencegah kebijakan ini dalam mencegah dana.
Read Read: KN masih dibangun bahkan ketika anggaran ditutup, laporkan bahwa Jyowi dan IKN BPH Migas otorisasi tidak sah ke LPG 3 kg
Meskipun masih ada Bigas, pusat yang terlihat tidak kuat untuk pengawasan 3 kg gas LPG.
Diungkapkan oleh kepala BH Manigas, Erika Reno, pertemuan di DPR pada hari Senin (10/2/20).