avielletech.com – Pemerintah Indonesia menekankan bahwa hasil pajak dari masyarakat telah dikembalikan ke berbagai manfaat yang diketahui orang secara langsung.
Hassan NASB, direktur Kantor Presiden Indonesia, menjelaskan bahwa jumlah total hasil pajak yang dikembalikan kepada publik telah mencapai 500 triliun karet.
Menurut Hassan, salah satu jenis pengembalian pajak spesifik adalah bantuan sosial (bantuan sosial) dan berbagai subsidi seperti bahan bakar dan dukungan listrik.
Baca juga. 3 Kontroversi untuk Keamanan Bank Bert, yang menyebabkan Menteri Komunikasi dan Keamanan untuk Pakar TI
Dukungan ini, kata Hasan, membantu memenuhi kebutuhan mereka.
“Subsidi listrik untuk saudara dan saudari kita yang menggunakan 900 kWh, jika mereka tidak didukung, mereka mungkin tidak dapat membayar pembayaran listrik,” kata Hasan (12.12.2024).
Dia juga mencatat bahwa dukungan adalah bukti yang jelas tentang bagaimana pemerintah menggunakan pajak untuk mengarahkan langsung ke masyarakat.
Baca juga. Vill, Gibran dan Bob telah secara resmi pindah dari PDI Perjangs, Megawat’s Direct Guide
Selain bantuan dan dukungan sosial, Hassan menekankan bahwa hasil pajak juga telah digunakan untuk mendukung pendidikan dan layanan publik. Salah satunya adalah divisi RP17 TRILE RP untuk meningkatkan sekolah di berbagai wilayah Indonesia.
“Pemerintah juga menunjukkan anggaran anggaran Rp81 triliun untuk gaji guru. Yang juga untuk masyarakat,” kata Hassan.
Baca juga lampu korupsi yang berbeda Harvey Moeis vs Rafael Alun. Suami Sandra Dew dihukum hanya 6,5 tahun
Faktanya, pemerintah sedang mempersiapkan program baru dalam bentuk pemeriksaan medis gratis dan makanan makanan, yang juga telah diterima dari hasil pajak.
Selain pertukaran orang yang baik, dari distribusi orang yang baik, hasil pajak juga digunakan untuk pengembangan infrastruktur.
Hassan menjelaskan bahwa berbagai proyek seperti jalan raya, bendungan, irigasi, pemerintah yang berkontribusi pada bandara didanai untuk hasil pajak.