Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

wegen india

fucan - Your Ultimate Sports Hub

tradedial

Mizoram Ground Water Authority

Whoogle Expo

Mengungkap Perusahaan di Balik Sistem Coretax DJP, Skandal Hingga Kontroversi - AVIELLE TECH NEWS

Mengungkap Perusahaan di Balik Sistem Coretax DJP, Skandal Hingga Kontroversi

Tatarmedia.id – Di tengah pengembangan teknologi digital, modernisasi sistem pajak adalah salah satu langkah strategis yang diambil oleh Direktorat Jenderal Pajak (DGT).

Untuk menanggapi tantangan ini, DGT memperkenalkan sistem baru yang disebut Kortax, yang dirancang untuk mengintegrasikan proses administrasi dari pendaftaran ke pendaftaran, pelaporan, pembayaran, pengawasan dan penegakan hukum pembayar pajak.

Baca juga: Mengetahui Korex, sistem pajak yang disempurnakan yang diterapkan oleh pemerintah dapat mengajukan aplikasi untuk pelantikan pengusaha kena pajak (PKP).

Sistem korteks ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi manajemen pajak, untuk memenuhi kewajibannya dan mengurangi pajak.

Proyek Pengembangan Cortex, yang dimulai pada peraturan Presiden Nomor 40, dikelola oleh Kementerian Keuangan dengan total anggaran RP1,3 triliun.

Baca Juga: Pengadilan Konstitusi Sesi Lanjutan untuk Kontroversi tentang Hasil Sukbumi Regency Pilkada Memories Partai Bawlu

Dalam implementasi tersebut, tiga perusahaan asing terlibat dalam proyek ini sebagai penyedia layanan dan teknologi yang paling penting.

Ini berisi peran masing -masing perusahaan yang terlibat: Pricewaterhousescupers (PWC) Indonesia

PWC Indonesia bekerja sebagai agen pembelian dalam proyek Kortax dengan harga kontrak RP37,8 miliar. Salah satu perusahaan akuntansi terbesar di dunia yang berlokasi di PWC, London, Inggris, diberikan untuk menemukan penyedia aplikasi perusahaan dan layanan konsultan administrasi melalui mekanisme tender.

Baca Juga: Batalkan 12 persen, Harga Baru untuk Pajak Kendaraan 2 Kolom muncul di STNK

Meskipun dikenal sebagai perusahaan besar, integritas PWC dipertanyakan karena beberapa penipuan yang terlibat dalam perusahaan ini.

Di Inggris dan Austria, PWC diduga bergabung dengan manipulasi pajak untuk beberapa pelanggan.

Pada bulan September 2024, perusahaan tersebut dijatuhi hukuman 441 juta yuan atau sekitar Rp958 miliar oleh Komisi Sekuritas Tiongkok karena kurangnya revisi akun tahunan Evergreen.

Kasus ini termasuk penipuan keuangan di Evergrande Daughter Company Hanged Real Estate, yang dilakukan pada 2019-2020.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *