avielletech.com – Kasus pembunuhan polisi memamerkan mayat mereka di The Sadding of Gedeh Tea, di daerah Cugenang, di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Polisi, pria berusia 23 tahun dengan ibukota, melarikan diri 5 hari setelah pembunuhan dan pemerkosaan korban.
Polisi MH melintasi jalan raya Sukaluiu Cianjur menggunakan sepeda motor, Jumat (31.01.2025).
BACA JUGA: Tubuh perempuan di Teh Tanam Cianjur Tentu saja korban pembunuhan dan rudapaks yang aman
“Kami menemukan bahwa identitas para pelanggar beberapa saksi dan rekaman CCTV yang diterima dari beberapa tempat,” Kasatreskrim Cianjur Polisi AKP Tonno Daftar, Jumat (31.1.).
Ketika polisi menangkap, para produsen segera mengakui bahwa ia membunuh City Vahiuni (28), penduduk di daerah Pasirkud, Kabupaten Cianjur.
“Sekitar pukul 10:00 di daerah Sukalui dikonfirmasi, produsen ditemani untuk mengendarai sepeda motor. Hanya para anggota yang dikonfirmasi dan sekarang dibawa ke markas Ciarjur untuk diperiksa,” jelas Tono.
Baca dan: Eksposur! Identitas tubuh wanita di dalam kesedihan teh cyjir
Hasil tes sementara, seseorang yang membunuh satu korban (orang yang membuat satu) mengklaim.
“Dia sudah diakui, dan dia juga berkata, dia juga menjelaskan lagi.
Sehubungan dengan alasan dan metode pembunuhan kriminal, Tono mengatakan bahwa jika rekannya terus melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Baca dan: Geger! Temuan wanita di area teh herbal ptpn viii cianjur
“Kami terus menyelidiki alasan dan model, dari seluruh informasi, kami akan menentukan segera setelah inspeksi selesai,” katanya.