Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

Aakriti Infraa Solutions

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

Erura

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

Namplov

my running coach

araamu hotels

DuoSchool AI

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

The Flash App

patrimoniales El Santuario

AVIELLE TECH 2 Eks TKI Sukabumi Alami ODGJ 5 Tahun Dikurung - AVIELLE TECH NEWS

AVIELLE TECH 2 Eks TKI Sukabumi Alami ODGJ 5 Tahun Dikurung

TatarMedia.ID – Dua bersaudara berinisial H (36 tahun) dan Sam (32 tahun) terpaksa tinggal di kandang atau sangkar selama 5 tahun terakhir.

Dua pria warga Kampung Bendungan, RT 32/RW 07, Desa Bantasari, Kecamatan Pabuaran, Wilayah Sukabumi, Jawa Barat, dikurung di dalam bangunan mirip kandang kambing dari kayu karena mengidap gangguan jiwa.

Pada Selasa (15/10/2024), dua orang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) akhirnya dikeluarkan dari rutan dan dievakuasi ke lokasi yang lebih layak.

Baca juga: Warga Jaga ODGJ Diduga Curi Sepeda Motor di Surade Sukabum

Bupati Pabuaran Ihsan Muhlisan mengatakan, keluarga korban khawatir ODGJ ini dapat membahayakan diri sendiri atau orang lain sehingga mereka menguncinya.

Ihsan melanjutkan, oknum forkopimcam Pabuaran menginisiasi tindak lanjut penanganan kedua pasien tersebut.

“Pasien ini kami kirim ke rumah sakit bersama Forkopimcam, termasuk Kapolri. Kami berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengevakuasi dua pasien tersebut ke RS Jiwa Marjuki Mahdi Bogor.

Baca juga: Kasus Viral 40 ODGJ Jabar Ditinggalkan di Silakapa dan Dugaan Pungli di Satgantar Bandung

“Saya berharap setelah dirujuk, mereka mendapat pengobatan dan perawatan yang tepat sehingga bisa kembali sehat dan beraktivitas seperti biasa,” kata Camat Pabuaran, Ihsan Muhlisani, kepada wartawan, Selasa (15/10).

Ihsan menjelaskan, kedua pasien tersebut sebelumnya ditempatkan di tempat yang tidak pantas karena dikhawatirkan pihak keluarga terhadap perkembangan mentalnya.

“Pihak keluarga khawatir dengan kondisi pasien, maka dari itu pihak kerabat mengisolasi mereka semaksimal mungkin. Maka kami segera menyikapi dan mengarahkan mereka untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Meski selama ini tidak ada tindakan kekerasan. cadel, jadi keluarga takut yang terburuk,” jelas Ihsan.

Baca Juga: 3 Hilang dan 70 Nelayan Masih Terjebak di Jembatan Perairan Tegalbuleud Sukabumi Pemecah Gelombang

Di lokasi yang sama, Kapolsek IPTU Lengkong Baiu Sunarti yang langsung turun melakukan evakuasi korban mengatakan kepada wartawan, evakuasi tersebut merupakan langkah preventif untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

“Dalam dua bulan saya menjabat Kapolri, telah terjadi beberapa kejadian yang melibatkan penderita gangguan jiwa yang menimbulkan kerugian bahkan ada yang memakan korban jiwa. Oleh karena itu kami di Polsek Lengkong bersama Camat dan Danramil berinisiatif melakukan evakuasi ini agar tidak terjadi hal seperti ini di wilayah hukum Polsek Lengkong Polres Sukabumi, jelas Bayu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *