Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

Aakriti Infraa Solutions

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

Erura

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

Namplov

my running coach

araamu hotels

DuoSchool AI

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

The Flash App

patrimoniales El Santuario

Pelajar SMKN 1 Gunungguruh Sukabumi Menggelar Aksi Pertanyakan Pembayaran DSP dan Dana PKL - AVIELLE TECH NEWS

Pelajar SMKN 1 Gunungguruh Sukabumi Menggelar Aksi Pertanyakan Pembayaran DSP dan Dana PKL

TatarMedia.ID – Ratusan siswa SMKN I Gunungguruh Kabupaten Sukabumi berdemonstrasi di halaman sekolah, Jalan Tapos, Sibolang, Kecamatan Gunungguruh.

Dalam aksi demonstrasi tersebut, mereka membawa poster sebagai bentuk protes terhadap transparansi tunjangan sekolah (DSP) dan tunjangan kerja lapangan (PKL).

Mahasiswa tersebut meminta uang DSP senilai 3 juta dan uang PKL senilai Rp 1 juta sebagai kewajibannya.

Baca juga: Virus! Nasabah BRILink Gagal dalam Upaya Penipuan Menggunakan Foto Transfer Palsu, Menyesatkan dan Menipu.

Menguatkan keterangan para siswa, Wakil Rektor Bidang Kesiswaan SMKN Gunungguruh Kabupaten Sukabumi, Tukimin, mengaku kepada TatarMedia.ID tak berhak menjawab permasalahan tersebut.

“Sebenarnya saya tidak punya kewenangan menjawabnya, saya kira jawabnya pemilik sekolah saja, biayanya setahu saya hanya hadiah di rapat komite,” kata Tukimin, Selasa. (22). /10).

“Oleh karena itu, anak-anak (siswa) bertanya-tanya dan langsung dijawab oleh kepala sekolah, seperti pertanyaan kenapa masjid belum dibangun, dll. Bantuan administrasi sekolah (OSA). ) Artinya orang tua, ”mungkin warga. , dan hampir 500 juta dikeluarkan untuk membangun masjid,” jelasnya.

Baca Juga: Jalan Pelabuhan Sukabumi II Diblokir Petani Ungkap DPTR Kabupaten Sukabumi

Tukimin juga mengatakan, untuk hadiah DSP, jika mereka (siswa) tidak mampu membayar, tidak ada sanksi.

“Namanya cinta, artinya gratis. Kalau misalnya tidak bisa bayar, yasudah. ​​Sederhana saja. Mudah-mudahan tidak bertahan selamanya,” jelasnya.

Aksi santri ini terjadi secara tiba-tiba usai acara Hari Santri pada Selasa (22/10/2024).

Baca juga: Buruk! Bocah 10 tahun di Lengkong diduga nakal

“Situasinya sudah diatur, tidak ada salahnya, pekerjaan ini 100 persen anak polos yang bertanya, (kemudian) kita lakukan antara wakil kepala sekolah (Vaka) masing-masing, kebetulan kepala SMK 3 dan anak-anak” jelas kami. di lapangan alhamdulillah sudah jelas, mudah-mudahan tidak lama lagi,” kata Tukimin, Rabu (23/10/2024).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *