Artikel Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi Soroti Kasus Tewasnya Samson pertama kali tampil pada AVIELLE TECH NEWS.
]]>Samson, yang tinggal di Kampung Cihurang, desa Cidda, Kabupaten Simpenan, Sukabumi Regany, Jawa Barat terbunuh dalam kesenangan dengan banyak cedera pada tubuhnya.
Samson diketahui memiliki masalah kejiwaan. Dia diidentifikasi sebagai ODGJ (orang dengan gangguan mental).
Baca lebih lanjut: Pertemuan lengkap Sukabumi Regens, DPD Sukabumi Regent Marvan Hamami Sertifikat ke ASEP Japar.
Polisi masih menyelidiki penyebab kematian Samson. Ada banyak masalah yang disimpan jika Pokri dituduh menilai massa.
Kematian Samson dengan banyak luka yang ditikam di tubuhnya menggunakan pusat minat, yang merupakan salah satu ketua II dari Sukabumi Bupati DPRD Hamzah Gurnita.
Hamza telah mengkritik pekerjaan sosial. (Layanan Sosial) dan Dinks (Kantor Kesehatan) dalam upaya untuk menangani Sukabumi Regan
Baca lebih lanjut: Samson tidak terbunuh dengan baik di desa Cidan Simpenan Sukabumi.
“Kami sedang mempertimbangkan peran diesos dan dink dalam manajemen Pogy. Masih ada kasus keluarga dalam keluarga, bahkan nama samaran terakhir Suherlan, Samson, daerah Simpe telah terbunuh karena massa misa,” kata Hamzah.
Hamzah meminta maaf atas kasus Buffel Samson, yang akan dibunuh dengan sedih untuk Mass Tantri. Itu berlanjut. Dalam hal ini, tidak hanya tetapi juga masalah kejahatan tetapi juga masalah kegagalan sistem untuk mengelola ODGJ.
Selain itu, menurut Ketua Komite II Sukabumi Reggen DPRD, peran pemerintah daerah harus lebih antusias dalam pengawasan masyarakat. Sayangnya, pengawasan sangat lemah.
BACA: Para siswa Unisula meninggal di tangki di sekitar universitas.
Menurut Hamzah, ini seharusnya tidak terjadi jika disos dan dinks bekerja secara proaktif untuk mengumpulkan data dan menggunakan ODGJ setelah pemeliharaan.
Masalah klasik yang sering merupakan alasan untuk penggunaan ODGJ tidak cocok, adalah anggaran dan sumber daya manusia (SDM) dari agensi yang relevan.
Artikel Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi Soroti Kasus Tewasnya Samson pertama kali tampil pada AVIELLE TECH NEWS.
]]>Artikel AVIELLE TECH 2 Eks TKI Sukabumi Alami ODGJ 5 Tahun Dikurung pertama kali tampil pada AVIELLE TECH NEWS.
]]>Dua pria warga Kampung Bendungan, RT 32/RW 07, Desa Bantasari, Kecamatan Pabuaran, Wilayah Sukabumi, Jawa Barat, dikurung di dalam bangunan mirip kandang kambing dari kayu karena mengidap gangguan jiwa.
Pada Selasa (15/10/2024), dua orang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) akhirnya dikeluarkan dari rutan dan dievakuasi ke lokasi yang lebih layak.
Baca juga: Warga Jaga ODGJ Diduga Curi Sepeda Motor di Surade Sukabum
Bupati Pabuaran Ihsan Muhlisan mengatakan, keluarga korban khawatir ODGJ ini dapat membahayakan diri sendiri atau orang lain sehingga mereka menguncinya.
Ihsan melanjutkan, oknum forkopimcam Pabuaran menginisiasi tindak lanjut penanganan kedua pasien tersebut.
“Pasien ini kami kirim ke rumah sakit bersama Forkopimcam, termasuk Kapolri. Kami berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengevakuasi dua pasien tersebut ke RS Jiwa Marjuki Mahdi Bogor.
Baca juga: Kasus Viral 40 ODGJ Jabar Ditinggalkan di Silakapa dan Dugaan Pungli di Satgantar Bandung
“Saya berharap setelah dirujuk, mereka mendapat pengobatan dan perawatan yang tepat sehingga bisa kembali sehat dan beraktivitas seperti biasa,” kata Camat Pabuaran, Ihsan Muhlisani, kepada wartawan, Selasa (15/10).
Ihsan menjelaskan, kedua pasien tersebut sebelumnya ditempatkan di tempat yang tidak pantas karena dikhawatirkan pihak keluarga terhadap perkembangan mentalnya.
“Pihak keluarga khawatir dengan kondisi pasien, maka dari itu pihak kerabat mengisolasi mereka semaksimal mungkin. Maka kami segera menyikapi dan mengarahkan mereka untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Meski selama ini tidak ada tindakan kekerasan. cadel, jadi keluarga takut yang terburuk,” jelas Ihsan.
Baca Juga: 3 Hilang dan 70 Nelayan Masih Terjebak di Jembatan Perairan Tegalbuleud Sukabumi Pemecah Gelombang
Di lokasi yang sama, Kapolsek IPTU Lengkong Baiu Sunarti yang langsung turun melakukan evakuasi korban mengatakan kepada wartawan, evakuasi tersebut merupakan langkah preventif untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
“Dalam dua bulan saya menjabat Kapolri, telah terjadi beberapa kejadian yang melibatkan penderita gangguan jiwa yang menimbulkan kerugian bahkan ada yang memakan korban jiwa. Oleh karena itu kami di Polsek Lengkong bersama Camat dan Danramil berinisiatif melakukan evakuasi ini agar tidak terjadi hal seperti ini di wilayah hukum Polsek Lengkong Polres Sukabumi, jelas Bayu.
Artikel AVIELLE TECH 2 Eks TKI Sukabumi Alami ODGJ 5 Tahun Dikurung pertama kali tampil pada AVIELLE TECH NEWS.
]]>